Drama penyelamatan sandera selama 36 jam berakhir haru. 

Bagaimana tidak, saat terjadi insiden pengambilalihan Mako Brimob oleh napi teroris, istri Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto sedang menunggu saat kelahiran anaknya.

Emosi bercampur aduk, hari ini, Kamis (10/5/2018) sehari lebih setelah Yudi Rospuji Siswanto gugur dalam tugas, sang istri bernama Luthfi melahirkan.

"Dan ini adalah takdir Yang Maha Kuasa ketika ayahnya berpulang ke pangkuan ilahi, putranya lahir di dunia ini," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Muhammad Iqbal

"Selamat semoga ananda kelak menjadi anak yang saleh, berbakti kepada oragtua, berguna bagi bangsa dan negara, terus melanjutkan profesi almarhum ayahnya," 

Karopenmas Mabes Polri M Iqbal menyatakan, bayi yang lahir tersebut merupakan anak dari Kepolisian Republik Indonesia yang ayahnya merupakan anggota terbaik yang gugur dalam tugas.





Dengan lahirnya anak tersebut maka Yudi gugur dengan meninggalkan seorang istri yakni Luthfi dan empat orang anak antara lain Kevin (16), Kirana (7), Lastra (4), dan seorang anak yang lahir hari ini.

Yudi Rospuji Siswanto merupakan anggota Detasamen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri yang meninggal bersama empat rekannya dalam kerusuhan di Rutan Salemba Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. 

Empat petugas lain yang gugur dalam tugas adalah ‎ Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Brigadir Polisi Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Anumerta Wahyu Catur Pamungkas. 

Fandy, Syukron, Wahyu, Yudi merupakan anggota Densus 88. Sementara Denny adalah anggota Polda Metro Jaya yang tergabung dalam satuan khusus antiteror tersebut. 

Satu polisi yang dibebaskan dari sandera adalah Brigadir Kepala Iwan Sarjana, anggota Densus 88.

Sebelumnya,‎ Iqbal menyatakan, para petugas yang gugur tersebut adalah anggota terbaik kepolisian‎. "(Mereka) adalah bhayangkara-bhayangkara terbaik Kepolisian Negara Republik Indonesia," ujarnya. 




Iqbal menegaskan, perilaku para narapida teroris menunjukkan upaya pembangkangan. 

"Terbukti, petugas kami disandera, senjata diambil bahkan (ada yang) meninggal," ujarnya. 

Petugas yang meninggal mendapat kenaikkan pangkat luar biasa dari Polri. 

"Lima anggota Polri tersebut telah mendapat kenaikkan pangkat luar biasa anumerta," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto.

Satu napi terorisme juga meregang nyawa pada bentrok itu.

Menurut data ada 155 narapidana di dalam Rutan Salemba, termasuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Ahok.

Baru-baru ini muncul upaya penggalangan dana di situs kitabisa.com yang dikampanyekan Jenny Jusuf untuk memberikan dukungan finansial bagi para korban yang gugur dalam rusuh di Rutan Mako Brimob.

Hingga saat ini, dana yang telah terkumpul sebesar Rp 219.087.539 dan masih tersisa 28 hari lagi sebelum kampanye tersebut ditutup.

sumber : Tribunnews, merdeka.com, pikiranrakyat